By alya weirdo - April 09, 2020


All this time I was wrong. About a lot of things.

Siang ini lagi #dirumahaja, sambil dengerin In The Midnight Our-nya Wilson Pickett. Lagi ada outbreak di luar sana, yang asalnya dari Wuhan, Cina. Semua nyebut itu virus corona -jenis covid19-. Nggak pernah terpikirkan oleh aku, seorang generasi Z yang lahir di tahun 2002, bakal mengalami masa-masa 'kritis' seperti belasan tahun lalu, which are SARS, flu burung, etc.

Virus ini diperkirakan bakal bertahan masih agak lama di Indonesia, jadi kita-kita ya bakal punya rutinitas baru yang sangat berbeda dari beberapa bulan sebelumnya. Aku yang memang kelas 12 saat ini, harusnya udah lulus dan beberapa minggu lagi ikut UTBK buat masuk ptn. Nyatanya jadi pengangguran sejak sebulan yang lalu. Sebenernya ga nganggur juga karena emang harus belajar, tapi jadi ngerasa aneh karena ngga punya written schedule kalo di rumah.

Waktu yang suwung ini buat aku jadi sering ngelamun, terus mikirin apa aja yang aku udah lakuin beberapa tahun ini. Highschool is tough ternyata. Waktu yang orang-orang bilang masa paling indah, ternyata biasa aja buat aku. Apalagi sekolah di SMA favorit, beuuh.. persaingannya ketat cuy. Emang ga keliatan, tapi individu disini ternyata ngambis dan berjuang sangat keras dengan cara mereka masing-masing. Siswa-siswi di sekolahku kalau dilihat sekilas, malah lebih males daripada sekolah lain di kota ini, tapi ya gitu.. selain otak mereka yang udah jos, mereka punya cara sendiri untuk belajar dan survive di highschool.

Aku yang dasarnya ga pinter, kebawa males gara-gara ngeliat temen-temenku. AHAHAH! Hancur bok nilaiku! Setelah 3 tahun sekolah di SMA ngerasa tambah bodoh. Depressed, but can't show it. Yaudah sih, karena UTBK diundur Juli, harus kerja keras 3x lipat. Meskipun orang-orang ngejek angkatanku gara-gara TPA dihapus menyisakan TPS, aku tetep harus belajar TPA buat survive kuliah. Orang-orang pada ngira angkatanku 'keenakan' gara-gara ini, but nahh. Aku yakin temen seangkatanku di luar sana juga bakal tetep belajar TPA karena ga mungkin mereka masuk kuliah tanpa bekal.

UHUHU! Barusan lagunya Blue Moon! Maap oot-

Selain itu.. satu hal lagi yang aku sadari selama 'lockdown' ini adalah, sangat salah kalo kita ngerasa kita cukup dewasa. Selama SMA, aku selalu berusaha benerin diriku, do self improvement. It's good, but it's wrong when you feel you're doing a better job because the other seem doesn't. Satu hal yang aku lupain selama improving myself these past 3 years, to see from the other perspective. Aku emang ga pernah ngomong ke yang lain kalo aku lagi berusaha membenarkan diri sendiri, tapi aku jadi selfish karena aku ngerasa aku ngelakuin hal yang baik untuk diriku. Aku lupa kalo orang lain juga mungkin aja sedang memperbaiki dirinya. Kadang aku ga mau dengerin yang mereka katakan karena aku pikir mereka menghambat my 'improvement'. 

Sulit jelasinnya, kata-kataku terbatas. Aku masih harus banyak belajar. Tapi intinya, kayaknya ngga boleh liat ke depan aja, tapi juga harus liat ke belakang. Siapa tau yang kita lakuin untuk ke depan itu, banyak salah yang ga disadari. Dan akhirnya, aku bisa sadar di waktu yang sangat luang ini. Banyaaak banget kesalahanku selama memperbaiki diri, selama journey at highschool. Bahkan sekarang aku ngeraguin tulisan-tulisanku sebelumnya, yang mana aku cuma ngungkapin pendapat dan kekesalanku saat itu. I'm not wise enough at that time, tapi ya semoga aja tulisanku beberapa waktu ke belakang ngga banyak salah. I will not delete them, since it's a proof of who I am and what I think at that time.

Yauda si. Gitu aja. BTW staying at home feels reallyyy goodd! You can have time to think about yourself. Semoga ke depan ngga ada pandemi-pandemi gini lagi. Semoga kita semua sehat selalu, dan bisa menjadi pribadi yang positif, berguna bagi sesama. 

  • Share:

You Might Also Like

0 comments